15 september 2011
Pada satu ruang kepongahan
Amerika dan Manusianya
New York Stock Exchange masih menampilkan angka-angka saham, para pekerja Wall Street tetap saja merayu para calon investor
Holywood semakin dipadati oleh orang-orang yang bermimpi menjadi selebriti dan Las Vegas merupakan lembah judi yang menjanjikan
Washington DC dipenuhi elit politik
Massachuset dihiasi mahasiswa Harvard berkacamata yang membawa buku tebal mengejar kelasnya
Lembah Silicon masih berusahamenciptakan inovasi membuat gadget terbaru
New England disesaki oleh orang-orang kaya pewaris harta
Texas masih saja gersang karena gurun- gurunnya
Dan Forks akan tetap menjadi tempat berkencan Bella dan Edward Cullen bermesraan di dalam hutan
Akan banyak bertebaran para pelacur yang mencari lelaki hidung belang. Mereka ingin bertahan hidup utnuk membayar sewa flat, membeli alat make up dan kondom untuk tamu kesekian kalinya
Baverly Hills dipenuhi para artis yang tenar. Berumah besar, bermobil mewah. Dan dapat saya pastikan tidak ada gelandangan disana
Bronx selalu dipenuhi para gelandangan, warga keturunan Afro – America, para pendatang ranpa kekayaan dan akan selalu miskin karenanya
Para Judish akan menguasai gedung putih ― menjadi senator. Dan nasib para penduduk Gaza akan semakin terancam. Mereka mempengaruhi kedamaian bumi, tahukah?
Miami menjadi tempat favorit para selebriti menhabiskan akhir pekan. Berjemur di pantai dan menaiki Yacht untuk menunjukkan kelas sosialny. Dan paparazi tetap saja mengejar gambar – gambar mereka
Royal Hotel hanya menerima tamu yang mau membayar sewa kamar minimal 350 dollar permalamnya
Para selebriti pendatang baru berharap diundang ke Global Award, bertemu dengan sutradara ternama meminta nomor telfon mereka
Artis pemula mengejar teater kecil mencari skenario sampai rela tidur dengan sutradara berlibodo besar, mereka senang saja, asal akting jeleknya masuk seleksi demi beberapa lembar uang bernama dollar
Amerika akan dikerubuti oleh orang yang memiliki impian
Mereka berharap masih ada pekerjaan dan kehidupan yang jauh lebih menyenangkan
Tetapi tidak, Amerika masih berdiri pongah
Seperti halnya patung Liberty di Liberty Island
Mereka tidak peduli terhadapmu, duhai kawanku
Amerika berkuasa, tapi ketika badai datang tetap saja perekonomian akan berhenti sementara
Menunggu badai Irene berlalu segera
Dan ― harus kita yakini bahwa Amerika akan tenggelam
Terhempas badai katrina, terbawa arus samudera atlantik
Kemudian dipeluk oleh dinginnya salju arktik
Amerika akan kehilangan kejayaannya. Percayalah
Oleh ; Atik widianti
