Senin, 19 September 2011

amerika dan manusianya


15 september 2011
Pada satu ruang kepongahan

Amerika dan Manusianya

New York Stock Exchange masih menampilkan angka-angka saham, para pekerja Wall Street tetap saja merayu para calon investor

Holywood semakin dipadati oleh orang-orang yang bermimpi menjadi selebriti dan Las Vegas merupakan lembah judi yang menjanjikan

Washington DC dipenuhi elit politik

Massachuset dihiasi mahasiswa Harvard berkacamata yang membawa buku tebal mengejar kelasnya

Lembah Silicon masih berusahamenciptakan inovasi membuat gadget terbaru

New England disesaki oleh orang-orang kaya pewaris harta

Texas masih saja gersang karena gurun- gurunnya

Dan Forks akan tetap menjadi tempat berkencan Bella dan Edward Cullen bermesraan di dalam hutan
Akan banyak bertebaran para pelacur yang mencari lelaki hidung belang. Mereka ingin bertahan hidup utnuk membayar sewa flat, membeli alat make up dan kondom untuk tamu kesekian kalinya

Baverly Hills dipenuhi para artis yang tenar. Berumah besar, bermobil mewah. Dan dapat saya pastikan tidak ada gelandangan disana

Bronx selalu dipenuhi para gelandangan, warga keturunan Afro – America, para pendatang ranpa kekayaan dan akan selalu miskin karenanya

Para Judish akan menguasai gedung putih ­­­­­­­­­­­ menjadi senator. Dan nasib para penduduk Gaza akan semakin terancam. Mereka mempengaruhi kedamaian bumi, tahukah?

Miami menjadi tempat favorit para selebriti menhabiskan akhir pekan. Berjemur di pantai dan menaiki Yacht untuk menunjukkan kelas sosialny. Dan paparazi tetap saja mengejar gambar – gambar mereka

Royal Hotel hanya menerima tamu yang mau membayar sewa kamar minimal 350 dollar permalamnya

Para selebriti pendatang baru berharap diundang ke Global Award, bertemu dengan sutradara ternama meminta nomor telfon mereka

Artis pemula mengejar teater kecil mencari skenario sampai rela tidur dengan sutradara berlibodo besar, mereka senang saja, asal akting jeleknya masuk seleksi demi beberapa lembar uang bernama dollar

Amerika akan dikerubuti oleh orang yang memiliki impian
Mereka berharap masih ada pekerjaan dan kehidupan yang jauh lebih menyenangkan
Tetapi tidak, Amerika masih berdiri pongah
Seperti halnya patung Liberty di Liberty Island
Mereka tidak peduli terhadapmu, duhai kawanku

Amerika berkuasa, tapi ketika badai datang tetap saja perekonomian akan berhenti sementara
Menunggu badai Irene berlalu segera

Dan harus kita yakini bahwa Amerika akan tenggelam
Terhempas badai katrina, terbawa arus samudera atlantik
Kemudian dipeluk oleh dinginnya salju arktik

Amerika akan kehilangan kejayaannya. Percayalah

Oleh ; Atik widianti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar